November 07, 2011

Ada Apa Dengan Cinta ?


Ada apa dengan cinta ?

Hahh, ce jawab tengok !

.
.
.

Di suatu malam yang hening dan dingin... (tak habeh2 lagi ka ngan ayat novel ni? heee). Tiba-tiba ada satu hari tu aku tergerak nak download cerita ni. Sebab cd yang beli masa "zaman tokwan aku mengorat nenek aku" tu dah hilang. Plus, aku rasa teringin nak tengok cerita ni balik. Huhh, I berkobar-kobar tau you alls. Kalah semangat nak buat asaimen & study. Kahkahh. Ok, kenapa aku kena sebut pasai asaimen ngan study ni. Haihhh.

Movie ni memang mengingatkan aku kat zaman remaja aku dengan geng Vairai ja. Huhu. Sedih kot bila tengok cita ni. Hmmmm. Rasa macam nak menangis ja
( aleley ayat kaver cun. padahai dah menitik tup tap tup tap kan. Ngaahaa :P )
Aku pun taktau camana aku boleh touching terlebih tahap hyperbola membola masa tengok cerita ni. Gila lah. Cerita dia kan pasal kekawanan dan percintaan.


Cinta ni kompius nak pentingkan sapa sama ada kawan-kawan baik dia or Rangga dulu. Yang aku ni tak pasai-pasai overtouching. Kahkahkahh. Nanti aku nak tengok dengan Iman Nabella lahh. Kompem dia nanges sekali ngan aku jugekk. Ngaaa :P



Damn love this scene !
Rasa bahagia ja & teringat masa gilagilababi dengan VaiRai.



Cinta, Alya, Karmen, Laura, Milly


Part ni pun best jugak bila Alya tanya Cinta tentang perasaan dia kat Rangga.
And lastly Cinta confess kata dia sayang sama Rangga. Waaaaa .....



Haaa, kerja ampa bergaduh ja noh.


.
.
.

Puisi Rangga - Perempuan


Perempuan Datang Atas Nama Cinta
Bunda Pergi Karena Cinta
Digenangi Air Racun Jingga Adalah Wajahmu
Seperti Bulan Lelap Tidur Di Hatimu
Yang Berdinding Kelam Dan Kedinginan Ada Apa Dengannya ?
Meninggalkan Hati Untuk Dicaci
Lalu Sekali Ini Aku Lihat Karya Surga
Dari Mata Seorang HawaAda Apa Dengan Cinta ?
Tapi Aku Pasti Akan Kembali Dalam Satu Purnama
Untuk Mempertanyakan Kembali Cintanya
Bukan Untuknya Bukan Untuk Siapa
Tapi Untukku... 
Karena Aku Ingin Kamu
Itu Saja...







Puisi Cinta - Karena Kita Adalah Satu


Ketika tunas ini tumbuh
Serupa tubuh yang mengakar

Setiap nafas yang terhembus adalah kata
Angan, debur dan emosi
Bersatu dalam jubah terpautan
Tangan kita terikat
Lidah kita menyatu
Maka apa terucap adalah sabda pendita ratu
Ahh.. diluar itu pasir diluar itu debu
Hanya angin meniup saja
Lalu terbang hilang tak ada
Tapi kita tetap menari
Menari cuma kita yg tau
Jiwa ini tandu maka duduk saja
Maka akan kita bawa
Semua
Karena..
Kita..
Adalah..
SATU



Kulari ke hutan kemudian menyanyiku
Kulari ke pantai kemudian teriakku
Sepi.. sepi dan sendiri, aku benci
Aku ingin bingar, aku mau di pasar
Bosan aku dengan penat
Dan enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga jika kusendiri

Pecahkan saja gelasnya biar ramai!
Biar mengaduh sampai gaduh
Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya
Biar terdera..
.
.
.

Atau aku harus lari ke hutan, belok ke pantai ?

4 comments:

Bella Roast Almond said...

ye adik lily..kta psti akn tgk sma2 t..he

Lily Suhaili said...

Hehehe..
I'll wait :P

ChentaHati said...

tak sangka lily jiwang gak sket2.
hikhikhik ;)

Lily Suhaili said...

Hahahahaha !
Tetiba qasa MALU laa plak !